bintang

Minggu, 21 Desember 2014

Tugas Praktikum SO Modul 5


  1. Sebutkan macam-macam kernel pada linux!
  • Kernel monolithic: mengintegrasikan banyak fungsi di dalam kernel dan menyediakan lapisan abstraksi perangkat keras secara penuh terhadap perangkat keras yang berada di bawah sistem operasi.
  • Kernel threading :  merupakan suatu execution context yang bisa dengan mandiri (independently) dijadwalkan berlaku baik pada suatu user program, atau menjalankan beberapa fungsi kernel. Beberapa kernel Unix modern, seperti Solaris 2.x dan SVR4.2/MP menggunakan kernel ini
  • Mikrokernel menyediakan sedikit saja dari abstraksi perangkat keras dan menggunakan aplikasi yang berjalan di atasnya yang disebut dengan server untuk melakukan beberapa fungsionalitas lainnya.

  • Exokernel menyediakan hardware abstraction secara minimal, sehingga program dapat mengakses hardware secara langsung. Dalam pendekatan desain exokernel, library yang dimiliki oleh sistem operasi dapat melakukan abstraksi yang mirip dengan abstraksi yang dilakukan dalam desain monolithic kernel.
  1. Apa perbedaan chmod +x dengan chmod 777 dan chown 777!
  • Chmod +x : perintah untuk menambah hak akses mode eksekusi pada sebuah file atau   direktori agar file atau direktori tersebut dapat di eksekusi.
  • Chmod 777: perintah yang berarti memberi permission pada file supaya user, group, others bisa membaca, menulis, dan menjalankan file tersebut. Perintah ini merupakan perintah dengan octal mode.
  • Chown 777 : untuk menyatakan akses kepemilikan secara penuh pada sebuah file atau direktori. Perintah ini hanya dapat digunakan oleh user root.
  1. Jelaskan cara mengetahui shell yang aktif dan cara mengganti atau berpindah shell?
Linux menggunakan bash sebagai shell default, tetapi pengguna bisa mengubah shell default untuk tiap usernya. Untuk melihat shell yang sedang digunakan oleh user bisa dilihat pada file:

/etc/passwd.
root:x:0:0:root:/root:/bin/bash
daemon:x:1:1:daemon:/usr/sbin:/bin/sh

Isi dari file tersebut tiap barisnya dibagi menjadi tujuh bagian, dan setiap terakhir digunakan untuk mendefinisikan shell yang digunakan. Dalam contoh di atas user root menggunakan shell Bash sedangkan daemon menggunakan shell bourne shell. Cara lain yang bisa digunakan untuk melihat shell adalah dengan melihat environmet user dengan menjalankan perintah env. Environment user merupakan lingkungan user yang berisi semua variabel atau ketentuan khusus untuk user tersebut.

$env
...........
SHELL=/bin/bash
...........
Ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengganti atau berpindah shell default, yaitu dengan utilitas userconf, atau dapat juga dengan mengubah pada file
/etc/passwd tersebut tetapi harus sebagai root. Contoh mengganti shell dengan utilitas chsh (change shell).
mengganti atau berpindah shell menggunakan perintah chsh.
contoh :   $chsh -s /bin/sh    bourne shell
               $chsh -s /bin/csh    c shell
               $chsh -s /bin/bash   bourne-again shell
               $chsh -s /bin/ksh   korn shell

Tugas Praktikum SO Modul 4


  1. Di dalam linux hak akses suatu file atau folder dideklarasikan dalam bentuk octal mode, sebutkan dan jelaskan octal mode tersebut!
Jawab :
Octal Mode
Mode ini menggunakan angka octal (0-7) untuk melambangkan hak
akses. Digambarkan sebagai berikut.

Format : chmod option nilai_oktal nama_file
Contoh :    $ chmod 777 file.txt
$ ls –l file.txt
-rwxrwxrwx 1 komputasi komputasi 1 2013-01-04 06:30 file.txt
Setelah diubah ijin aksesnya file file.txt sekarang memiliki hak akses -rwxrwxrwx. Sehingga user, group, others bisa membaca, menulis dan menjalankan file tersebut.



  1. Jelaskan semua command yang digunakan khusus  untuk melakukan manajemen file system. Dan jelaskan  semua fungsinya. (seperti :chmod, chown, dll )!
Jawab :
  • cat : berfungsi untuk menampilkan isi file dan menciptakan file.
Contoh :    $ cat –s file1
        $ cat> file1.txt
Ket : -s -> tidak menampilkan pesan kesalahan bila file yang isinya akan ditampilkan tidak ada
> ->menciptakan file
  • cp : berfungsi untuk menyalin file.
Contoh : $ cpfile1.txt file2.txtket : mengcopy file file1.txtke file file2.txt
  • rm :berfungsi untuk menghapus file.
option rm :





Contoh :$ rm-f file1.txt ket : menghapus file file1.txt
  • mv  : berfungsi untuk mengganti nama file/direktori dan memindah file ke direktori lain.
Contoh : $ mv file2.txt file3.txtket : mengganti nama file file2.txt menjadi file3.txt

  • find : berfungsi untuk mencari file.
syntax :find nama path ekspresi
Contoh:$ find file1.txtket : mencari file file1.txt
  • Mengubah model akses dan kepemilikan file atau direktori:
- chmod ( change mode): berfungsi untuk mengubah permission. Bisa dengan kode numerik (chmod 777 namafile) atau dengan menggunakan kode huruf lalu diikuti tanda + untuk menambahkan permission atau tanda – untuk mengurangi permisssions.
Bentuk:    (1) chmod mode [file|dir]
(2) chmod [ugoa] {+|-|=} [rwx|ugo][file|dir]...
tipe pemakai operator jenis izin :
u     : User(owner)
-     : Menghapus izin r Read
g     : Group
+     : Menambah izin w Write
o     : Other
=    :  Penugasan izin x Execute
a     : semua atau (ugo)
Contoh :   






$ chmod g+w file4.txt ket : tambahkan hak write(w) pada group (g)
$ chmod 640 file1.txt ket : mode berupa 3 digit kode oktal untuk menyatakan hak akses
-chown (change owner): berfungsi untuk mengubah kepemilikan dari file/direktori Anda.
Opsi yang sering digunakan :
–R (recursive) penggantian dilakukan secara rekursif  ke semua file atau direktori turunan dari direktori yang diberikan.
Sintaks :    chown [opsi] nama_usernama_file
chown [opsi] nama_userpath_direktori
chown [opsi] nama_user.nama_groupnama_file
chown [opsi] nama_user.nama_grouppath_direktori
Contoh : $ chown josh.josh nama_file ket : mengubah file myfile menjadi milik josh dan grupjosh.
$ chown komputasi text1.txt
- chgrp (change group) : berfungsi untuk mengubah group dari file atau untuk mengganti kepemilikan group sebuah file atau direktori.
Opsi yang sering digunakan :
–R (recursive) penggantian dilakukan secara rekursif ke semua file atau direktori turunan dari direktori yang diberikan.
Hak akses dituliskan dengan aturan sebagai berikut :
  • -rwxr-xr-x menandakan sebuah file
  • drwxr-xr-x menandakan sebuah direktori   
Sintaks :    chgrp hak_akses [opsi] nama_user nama_file
chgrp hak_akses [opsi] nama_user path_direktori
chgrp hak_akses [opsi] nama_user.nama_group nama_file
chgrp hak_akses [opsi] nama_user.nama_group path_direktori

Tugas Praktikum Modul 3


  1. Sebutkan dan jelaskan syntax command kill, serta berikan contohnya!
Jawab:
  • Command kill adalah salah satu perintah  dasar Linux yang digunakan untuk menghentikan atau mematikan proses yang sedang berjalan pada Sistem Operasi Linux / UNIX. Perintah ini sangat penting karena dengan memahami perintah ini kita bisa mengetahui mana proses yang mengganggu performa, tidakdibutuhkan, dll.

Contoh perintah Kill :
    $ kill<sinyal><pid>
PID adalah nomor proses yang akan di hentikan. Syntaks penulisannya :
ps aux | grep <myusername>

Contoh:
Untuk mengkill aplikasi kalkulato rmelalui terminal
1.     Misal buka aplikasi Kalkulator
  1. Tuliskan syntax $ ps aux untuk mengetahui  nomor PID
  1. Untuk mengkill menggunakan syntax  $ kill [-3] 1530
Makaaplikasikalkulatorakanhilang
  1. Jelaskan fungsi kegunaan  perintah w, ps, who, tail, top dan whoami di Linux!
Jawab:
  • w    : di gunakan untuk melihat siapa saja yang sedang login pada mesin kita sekarang, dan melihat proses apa yang mereka jalankan.
Syntax penulisan : $ w

  • ps    : di gunakan untuk melaporkan informasi tentang proses yang aktif dalam sistem UNIX.
Format : ps –cal
Keterangan : dapat menunjukkan program yang sedang dijalankan setiap terminal dan juga proses latar belakang yang sedang berjalan.  
higo:/usr$ ps  
 PID TTY STAT  TIME COMMAND
7241  p2 S     0:00 -bash
7251  p2 T     0:00 (man)
7253  p2 T     0:00 (sh)
7254  p2 T     0:00 (gunzip)
7255  p2 T     0:00 (less)
7272  p2 T     0:00 (man)
7283  p2 T     0:00 sh -c /usr/bin/gunzip -c /usr/man/cat1/mv.1.gz | /usr/bin/l
  1. T     0:00 /usr/bin/less –is

  • who    : untuk mengetahui daftar pemakai yang sedang aktif (login)
$ who
root    tty1      Nov 19 15:34
lis    ttyp1    Nov 23 14:34 (:0.0)
syarif  ttyp2    Nov 23 15:44 (10.252.1.201)
Keterangan : perintah who akan memberikan daftar pemakai yang baru saja login dengan menunjukkan nama pemakai, terminal ID, dan waktu masing-masing login.

  • tail    : perintah tail digunakan untuk menampilkan 10 baris terakhir dari suatu file
teks. Jika ingin menampilkan hanya 3 baris pertama maka digunakan perintah :
$ tail –3 coba.txt  
-rw-r--r--   1 syarif   users       58527 Aug 12 12:15 tut1_2.pdf
-rw-r--r--   1 syarif   users       15687 Aug 12 12:17 tut2.1998.ps
-rw-r--r--   1 syarif   users       17984 Aug 12 12:18 tut3.1998.ps

  • top :berfungsiuntukmemberikangambaran real-time sebuah system yang sedang berjalan  atau proses yang ada. Defaultnya, diaakanmenampilkan proses yang sedang menggunakan  CPU dan meng-updatenya setiap 5 detik.
Syntax : $ top

  • whoami    : Fungsi : untuk mengetahui siapa user yang sedang login di suatu komputer / terminal.
Keterangan : di gunakan bila anda menemukan terminal yang belum logout atau exit dan ingin mengetahui milik siapa terminal tersebutdiaktifkan.

  1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan “mengkill proses” dan beserta contohnya!
Jawab:
  • Mengkill proses adalah salah satu proses pada Linux yang digunakan untuk menghentikan atau mematikan proses yang sedang berjalan pada Sistem Operasi Linux / UNIX dengan mengetahui PID proses tersebut.

Contoh :
  1. Dengan menggunakan perintah kill. Syntax : $ kill [-sinyal]  PID
Contoh :
   







Penulisan perintah :

  1. Dengan menggunakan perintah top. Syntax : $ top
Contoh :


  1. Jelaskan fungsi dari touch, more, dan less!
Jawab :
  • touch    : Perintah ini digunakan untuk mengubah time stamp pada suatu file. Bisa digunakan untuk mengaburkan waktu akses suatu file. Jika file yang mau  disentuh (di-touch, red.) tidak  ada, maka touch akan membuat file kosong sesuai nama yang dimaksud.

Contoh:
user@lug:~$ ls
MyFile.oye
user@lug:~$ touch MyFile.doc
user@lug:~$ ls
MyFile.oye      MyFile.doc

  • more    : Perintah ini dapat  anda gunakan untuk melihat isi file, teks dengan layar perlayar. Artinya jika file yang anda tampilkan ukurannya lebih besar dari monitor user maka more akan menghentikan tampilannya pada  saat isi file sudah mencapai satu layar. User dapat melanjutkan ketampilan berikutnya dengan menekan<space bar>atau<enter>dan  untuk keluar dari tampilan more adalah menekan tombol<q>.

Contoh:
user@lug:~$ more /etc/profile

  • less    : Perintah more sebenarnya sudah cukup membantu, namun sering kali informasi yang dibutuhkan berada dihalaman yang sudah lewat. Dengan more, apa yang sudah berlalu-berlalulah. Untuk fungsi seperti ini digunakan perintah less. Penggunaan less sama seperti menggunakan more.

Contoh:
user@lug:~$ less /etc/profile

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Free Blogger Themes | Free Song Lyrics, Cara Instal Theme Blog